Sastra Untuk Tarendra

Rp65000

Terendra sudah mati

aku hanya belum merelakan wafatnya

dan masih menahan mayatnya di sini

Tatap matanya telah kosong

sengaja tak kubuat pejam

agar aku masih merasa dilihatnya

agar aku masih merasa ramai

— Terendra Sudah Mati / Hal. 84

Stok habis

SKU: KMGFNEJJ Kategori:
Add to Wishlist
Add to Wishlist

Deskripsi

Ini baru kamu, Wani!

Begitulah kata yang ingin saya sampaikan kepada Wani, usai saya membaca puisinya dalam kumpulan ini. Tetapi buru-buru saya akan menambahkan sebuah keterangan bahwa saya mengartikan ke-Wani-an dalam puisi ini bukan bermaksud mengingkari biografi masa silamnya. Saya cenderung mengartikan puisi ini sebagai pembuktian bahwa keseriusannya untuk terjen ke dalam larik-larik sajak memang benar-benar berasal dari kesungguhan hati. Dan pastinya bukan semata karena bapaknya seorang penyair.

Meski tentu saja, niat itu akan mendapat ujian dari publik, yang biasanya berupa pertanyaan yang bersifat menyangsikan. Apakah niat tersebut bukan berasal dari keterpaksaan, atau justru sebuah kesengajaan yang bersifat murahan? Tuduhan memang akan selalu terdengar galak dan bernada minor. Tapi saya meyakini jika Wani berhasil bertahan atas pilihannya, publik akan menghargai karyanya, sebagaimana publik menghargai karya bapaknya.

Karena sesungguhnya, di mana pun tempatnya, dan dalam hal apapun, jika ada seorang anak yang berani meminati hal yang sama dengan yang digeluti orangtuanya, anak itu akan membutuhkan kekuatan hati yang lebih berlipat dari pada orang pada umumnya. Tantangan yang bersifat meremehkan akan mudah terlontar padanya. Tapi jika semua itu bisa diatasinya, penghargaan juga akan datang pada waktunya.

  • Yuditeha / Penyair, Penulis Cerpen dan Novel dalam Pengantar Buku “Sastra Untuk Terendra”

Informasi Tambahan

Berat0.25 kg
Dimensi13 × 19 cm
Format

Softcover

Halaman

xx + 104

ISBN

978-602-5868-78-8

Penerbit

Shira Media

Penulis

Fitri Nganthi Wani

Ulasan

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.